6 bulan asi eksklusif

tanggal 14 januari 2009 kemarin, bhumy dan tentu saja kami secara sukses berhasil melewati 6 bulan masa ASI eksklusif:D it seems so long, it seem so short. but what i know is, it’s one hard job to do as a mom:)

kebayang hari pertama setelah IMD ga berhasil, khawatir ASI ga keluar sampai sore. dan ketika malamnya berhasil-setelah dipijet paksa sama bapak kadek sampai kolostrumnya keluar, senang sekaligus kecapean sampai pagi. karena begadang lagi, setelah begadang melahirkan. masih sakit jahitan, jadi ga bisa nyusuin duduk. dada bengkak dan lecet di hari-hari pertama. sebelom lewat 40 hari, rasanya cape melulu dan merasa bersalah aga-aga kena baby blues (yang emang ternyata sangat wajar:P). like i always say, after giving birth, my body feels like it had been hit by a truck. baru udah lewat 40 hari jadi terbiasa dengan intensitas menyusui bhumy yang luar biasa. melihat fotonya bhumy lagi hari-hari itu, ga kebayang sekarang dia udah segede gini. 8 kilogram lebih and keep growing and ga tau udah sepanjang apa karena lagi-lagi celananya dah mulai kependekan. and because of ASI he’s like supersehat (ga pernah sakit) dan supergumbiraaaa:D

orang pertama yang paling berjasa adalah tentu saja, bapak kadek dedy sumantra yasa, atas segala kesabaran dan ketabahan mendampingi istri yang suka bete ga jelas (karena hormon yang naek turun selama kehamilan dan juga menyusui dan masih masih berlanjut sampai menyusui selesai – yang rencananya sampai bhumy 2 tahun), yang suka gantiin masak kalo lagi kecapean, yang sering minta dibikinin minum ini itu, yang sukanya nyetrika dan ga suka nyuci baju (untung dianya OCD dan hobi cuci mencuci), yang sering tewas bareng bhumy kalau lagi nyusuin (yeah, bawaannya pengen tidur mlulu jadi sering ga ngapa2in), yang juga selalu menjaga bhumy dengan senang hati ketika ibunya harus melakukan hal lain (mandi cepat, makan cepat, dsb). he’s a blessing husband to be honest:D i love u, hun:*

selanjutnya adalah tante bertha dan ibu (kadek’s mom), yang mendampingi merawat bhumy di minggu-minggu awal. yang memaksa saya untuk makan agar tidak habis tenaganya. dan memasakkan masakan favorit pengundang selera. lalu tentu saja yang kemudian mengajarkan bagaimana mengurus bayi di hari-hari awal bhumy. dan juga doanya serta kasih sayangnya hingga sekarang yang mendukung kami semua membesarkan bhumy.

lalu rskia bhakti ibu yogya, yang nanya dulu apakah si bayi mau disusuin secara eksklusif atau tidak dan ngga maen dikasih susu formula di hari pertama kaya di rumah sakit lainnya. bhumy cuma dikasih air putih aja sampai sore waktu itu. dan juga sama dokter anak sempet langsung konsultasi klo misalnya secara historis orangtua bayi punya alergi sama susu sapi ga (aku lactose intolerance soalnya waktu bayi), jadi waktu itu kalo misalnya harus pakai susu formula udah dikasih pilihan yang soya based (thank god, we don’t have too).

lalu, sepasang bra menyusui yang selalu mendampingi saya, merk mark and spencer dan merupakan sepasang bra termahal yang pernah saya beli (waktu masih hamil 5 bulan dan udah ga ada bh yang muat, bh kain 10ribuan di beringharjo juga udah ga memadai). bra yang paling nyaman dipakai dari hamil sampai sekarang dan makenya garing dinggo (dipake cuci kering dipake gantian). 500 IDR worth of investment. now i have another pair from mothercare (MODA, 2 pieces a pack for 389 IDR), but yes, M&S are better really (i’m really picky with bra coz i hate underwire bra from the beginning and i’m sensitive with rubber).

and of course washable breast pad (used gerber-3 pieces a pack and another one piece-forgot what brand), they’re the best. sangat ekonomis. i hate one time use breast pad, selain mereka menumpuk sampah di bumi ini, makenya juga ga enak, malah jadi gatel2. they’re very usefull for the many leaks i have.

my nursing summer dresses, great to wear outside the house and nice to wear in a hot weather. wear them with jackets now, in this rain season.

sekarang lagi nyari baju buat menyusui, baru liat-liat di website mom’s in mind, their nursing shirt are nice (s’pore, huh:(), belum nemu and hunting di tempat lain. kemungkinan mau nyolong ide minta dibikinin baju sama bapak kadek. walaupun memang kebanyakan sih kalo nyusuin bhumy aku suka cuek aja, soalnya bagiku menyusui adalah salah satu hal paling alamiah di dunia ini. apalagi with the stupid porn bill being passed here, kenikmatan menyusui bayi di bawah pohon gede di kebon raya bogor itu salah satu kesenangan yang tidak boleh dilewatkan.

ga tau kenapa ga terlalu tertarik pake nursing apron, soalnya koq kayanya bhumynya ketutupan gitu, kesian kaya susah nafas ajah:P

despite, intensitas menyusui bhumy yang tetap aja tinggi sampai sekarang dan dia mulai makan MP-ASI (makanan pendamping ASI) secara perlahan, target berikutnya adalah menyusui bhumy sampai dua tahun:) yang mana berarti akan melewati masa-masa dimana kami berpindah-pindah kaya keluarga nomaden (bogor-yogyakarta-bali), lalu juga mulai bulan juli’09 saya harus segera merampungkan skripsi yang sudah ketunda nyaris 3 tahun:P so, give me your prayer people (and semesta of course for it’s blessing) and i’ll do my hardwork from now:)

oya, untuk merayakan itu semua, kami membelikan bhumy meja makan and boy, he’s so excited already:) (finally getting the antilop IKEA table for 489 IDR in superhome, best review on the internet so far, best price too)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s